Monday, December 12, 2011

Andaikan..

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Salam sesuci embun di pagi hari ini...Alhamdulillah atas nikmat hayat yang masih sudi dipinjamkanNya sehari lagi, buat menambah amal dan taubat..moga2 Allah kasih dan sayang pada hamba yang faqir ini..TT

Tinggal lagi beberapa hari sebelum berangkat pulang bersama-sama anakanda Balqis,tanpa kehadiran papanya.. sungguh,walaupun ini hanya sementara,lebih kurang sebulan setengah, namun ia nyata tidak semudah yang cuba dibayangkan..bertambah sukar apabila kita dijadikan Allah sebagai manusia yang berperasaan..namun,pada Allah dipohon agar SEGALA-GALANYA dipermudahkan,..moga Allah meringankan juga beban perasaan anakanda Balqis kala berjauhan dengan papanya ini kerana mereka sememangnya sangat rapat... 

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan"

Tinggal beberapa minggu lagi sebelum anakanda soleh ini bakal menjengah lahir ke dunia...mohon didoakan yang baik-baik,dan semoga kelahiran ini bakal menjadi satu nilai tambah yang bermanfaat pada agama suci ini..besar sungguh harapan ibubapa kerdil ini agar anakanda kedua ini bakal membesar menjadi mujahid yang qawi lagi musleh...tidak banyak entri yang memperkatakan tentang pengalaman mengandungkannya namun, ia sebenarnya satu catatan yang indah tersimpan kemas di memori ibu ini...mungkin sedikit yang boleh dikongsikan, ternyata pembawaaan kali ini sungguh sangat berbeza dengan kakaknya...dipermudahkanNya dari awal kehamilan, tiada langsung seksa alahan, selera makan yang tidak bermasalah, kesihatan yang alhamdulillah stabil dari segi bacaan hemoglobin,tekanan darah yang walaupun selalu menggusarkan doktor namun tidak menimbulkan banyak komplikasi pada mamanya, dan berbagai lagi aturan Allah yang terlalu indah bagi episod pengalaman kali ini...

Paling disyukuri adalah kerana masih diberi kekuatan untuk berpuasa dan bersolat secara berdiri sehingga ke hari ini berbanding sewaktu mengandungkan kakak Balqis dulu kerana bengkak kedua-dua belah kaki yang datang menyapa terlalu awal...masih diberi upaya kehulu-hilir,memanjat tangga untuk urusan menuntut ilmu di kuliah, hospital dan juga tuisyen...pernah juga sesekali terutama dalam fatrah akhir trimester ini, diterpa sayu di dalam teksi ketika pulang ke rumah kerana baru terasa penat dan lelah seorang ibu yang mengandung...di penghujung hari, apabila malam telah melabuhkan tirainya, maka saat berseorangan itulah benar-benar terasa bahawa lemahnya diri ini jika tidak ada kekuatan dari Dia yang Maha Menguatkan...Maha suci Allah, semoga Dia tidak meninggalkan diriku keseorangan,penuh lelah dan tidak berdaya..

Dan, akhir-akhir ini kesakitan sudah mula terasa di merata-rata tempat..bengkak yang asalnya hanya disebelah kaki sahaja sudah mula menjalar ke kaki yang disebelah lagi..semestinya tidur malam sudah tidak seselesa dulu..namun Balqis dan papanya sangat berkompromi..tempat tidur mama dilapik tebal, ada pula 2-3 biji bantal extra hehe..semoga Allah mengganjari mereka yang dikasihi ini dengan sebaik-baik ganjaran,ameen..

Saya kira, inilah saatnya Allah mahu mendidik jiwa seorang ibu supaya lebih tunduk merendahkan hati mengadu dan merayu kekuatan dariNya..kerna pertolongan Allah itu sememangnya sangat dekat...

Semoga dipertemukan lagi...saya pohon kemaafan dari semua yang mengenali..dan selamat menghayati dendangan tulus ini..

MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com

Monday, December 5, 2011

Blessed

Bismillahirrahmanirrahiim..


I have a lot to say..
But i'm not really into blogging for the past few weeks..Yes, some things are best to be left unsaid =)

It's just life's been good to me at the moment..to us actually..everything is just on its pace,making me to stay grateful for all the wonderful things He planned on me..

We'll be having our end round exam this week.. Mine with Chest and Tropical round while my dear roommate will be occupied with Neuro thingy until the day comes. Do wish us luck ya...

And,gladly our dear Balqis lately has been so lovely understanding upon our condition..that most of the time she choose to let herself dwell in joy with some typical preschool activities that we set on her..while mama and papa are busy chit-chatting together hehe..

To some extent,I’m starting to feel how watching my daughter grows up could be bittersweet...I miss to cuddle her like a baby..feed her, or even wake up in the middle of sleep at night to change her diaper..Now that Balqis is 3 and half years old, I’m surprised by how fast we got here. There are still rough times: clashes over foods, her nap is still a problem, and it takes some effort to get her to sleep at night. You’ve got better things to do than read a mommy’s brag sheet about her daughter… so I will spare you. But I tell you she really is amazing.. Everyday she's trying out new exciting things that melt my heart..when we picked her at school, she would tell me "mom, school best"(notice that she didnt put "is" here..i think she's still in developing process on how to make a proper sentence hehe)..When she heard that i'm whining over something,she'd say " It's ok mom..smile,smile..I VOVIU(I love you)"..and i dont know why lately she choose to call me as "mom" because truthfully i'd rather prefer to be addressed as "Mama"..and if she's done something wrong or she realized that she'd made her papa turns green with a frowned face, she'll quickly say this again and again "i'm soli(sorry) papa, with a sober but cute face until she feel forgave..He he..It's just,I write it here as a reminder to embrace every second offered as a parent..her papa and I did what any good parents should do – we decided to start having more fun as well!

Also, I feel like sharing it here about my daughter milestone in memorizing Quran..after a lengthy discussion between my husband and me and loads of research, we did like the other parents out there who want to build a foundation of Quran reading when the kids are very young..Right now, Alhamdulillah eventhough she's not so brilliant with the hijaiyah alphabet (there are few letters that she misunderstood and cant say properly like "Ra") that SOMETIMES I feel like giving up teaching her in a chronological manner, we dont want to overwhelm her..Just let her learn in her own pace and at the same time did not miss her fun time.. So,with a jumpstart here and there (due to our poor commitment and discipline), Alhamdulillah she's managed to recite few short surahs quite nice if not so properly like Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Kauthar, Surah Al-'Asr, Surah Al-Fatihah and some surahs still in progress..Alhamdulillah..pray for her ya =)


OK, enough about my princess =)

So,pagi ini, rancangan asalnya seusai solat subuh adalah nak menyudahkan pinggan yang bersusun kerana tak sempat mencuci selepas memasak sebelum ke tusyen malam tadi. Balik dari tusyen, bengkak di kaki makin terasa denyutannya jadi my other half suruh berehat saja sambil borak-borak dengannya dan melayan Balqis beraktiviti. So, i plan to settle all of it this morning..Tapi, masuk je dapur tadi, masyaAllah semuanya sudah bersih dan kemas tersusun..melangkah ke bilik Balqis nak kemaskan barang-barang mainannya pula,walla! semua sudah tersimpan rapi di bakul mainan, buku-bukunya siap tersusun di rak..

Subhanallah, i was speechless for the kindness of a husband that He gave me..I know that he's done a lot since our knot ties,just to make sure that the children and I feel safe and happy being parts of his life TT

Most of the time, i dont prefer to write about my husband here, or anything about our marriage..for me, it's kind of privacy that i limit myself to talk about here in public. But, right now i just feel that it's OK to write out about it sometimes for the sake of my appreciation..because who knows it would be nicer for him to read it somewhere rather than listening it directly from my mouth..=)

Lastly, I know I can never thank him enough for all his quality..but, with Allah's grace i did promise myself to never let him down...and to always stay together throughout his ups and downs..ahha,it's just that i cant deny he's indeed my better half...

Oh, please excuse this if I lay it on thick..the fact is we will be saying goodbye to each other for quite a long time that i couldnt stop praying deeply that Allah will ease our feeling towards this..InsyaAllah together with Balqis,I will go back to Malaysia very soon for my maternity leave..And, papa will rejoin us in Malaysia right after the winter break holiday has started,which is on January 26th(lamanyaaa huu~).

And suddenly I've just noticed that I never speak a word about this here..

Yes,InsyaAllah we are welcoming our Second bundle of joy...three and half years had passed and kakak Balqis growing up alone...Allah must have known that we needed a new baby in our home so Alhamdulillah, here I am approaching my 32 weeks pregnancy healthily (so healthy that sometimes it traumatizes me to look at myself in the mirror) and thankfully..Please pray for our safety..

After all, Thank you Allah for the gift you have given me..My pride and joy, my little princess, my coming little hero, my endless warmth supports from beloved hubby,family and friends.. =)

Those are what makes my life worth while...Alhamdulillah thummalhamdulillah~~

Thursday, November 3, 2011

impian yang termakbul

Assalamualaykum wbt...

Ini adalah rentetan dari entri yang lepas..entri yang telah laaaaama tersimpan didalam draf tetapi sangat segar di ingatan InsyaAllah...

Sebagaimana sahabat karib ini memberi tajuk entri di blognya dengan "The Granted Wish", seperti itu jualah hati saya berbunga-bunga mengiyakannya...kerana ia sememangnya 'impian kami yang termakbul'!

Bayangkanlah setelah kali terakhir kami berjumpa iaitu semasa saya sedang berpantang dan saat itu beliau ke rumah untuk berziarah sambil memetik daun inai untuk majlis akad nikahnya esok hari, kami sudah tidak lagi bersua selama beberapa tahun selepas itu.. TT

Saya mengikuti satu persatu episod dia melahirkan anaknya yang pada masa itu disahkan masih premature dengan penuh debaran dengan hanya berhubung melalui telefon dari sini...tak pasal2 sekali dengan papabalqis turut terheret berdebar sama =P kerana dirinya ibarat saudara perempuan(i have no female siblings) sedarah sedaging yang tentunya sangat8 dikasihi dan didoakan kesejahteraannya selalu...

Melalui blognya, kami mengikuti perkembangan anaknya yang nyata telah melalui proses tumbesaran yang sangat2 wonderful masyaAllah, dengan perasaan tumpang gembira dan bahagia bagaikan Damia' dan Balqis itu adik beradik. Betapa saya tidak pernah malu untuk sering mengulang-ulang pada suami yang setia mendengar cerita, tentang hakikat persahabatan kami yang pernah sangat akrab sebelum ini dan siapa dia di hati saya...

Dan, ternyata saya yang dangkal ini telah mempelajari banyak perkara yang baik darinya dengan izin Allah...paling saya kagumi, kebolehannya membuatkan sesiapa sahaja yang mengenalinya rasa dihargai dengan caranya yang bersahaja...dari situ, saya banyak memerhati caranya meraikan perasaan seseorang sahabat dan dalam diam saya juga berazam untuk belajar menjadi orang yang menyenangkan sepertinya...

Tempoh kami bersahabat tidaklah terlalu lama tetapi ianya tidak akan dibiarkan berakhir insyaAllah...walau sesibuk mana sekalipun urusan-urusan yang mendatang, insyaAllah dirinya akan kekal didalam doa dan hati ini...dan, oleh kerana jarak yang agak jauh juga tidak memungkinkan untuk kami sering bertemu..tetapi, Allah izin cuti summer baru-baru ini kami benar-benar dapat bersua muka, sehinggakan apabila tiba di hadapan rumahnya, saya memberitahu suami disebelah yang saya 'segan' nak bertemunya kerana dah terlalu lama tak berjumpa =P


inilah gambar yang terbaik(yg lain semuanya bergegar) sebab masing-masing lasak dan masih hendak bermain walaupun hari sudah jauh malam


Tetapi, Alhamdulillah kami disambut dengan riang walaupun mereka masih keletihan baru pulang dari jauh...Damia' yang kelihatan malu-malu pada asalnya telah disapa oleh Balqis yang peramah dan saya melihat dari jauh dengan perasaan yang sukar digambarkan dengan kata(mak aih,jiwang karatt..) tapi, sungguh.. melihat anak-anak itu di depan mata yang tersenyum tawa bermain bersama-sama, saya bagaikan tidak percaya yang kami berdua sudah melalui tempoh kedewasaan dimana-mana masing-masing sudah diamanahkan Allah dengan zuriat sendiri...Malam itu, sepertinya saya juga mengambil masa yang lama untuk terlelap..walau selesa ditempatkan di bilik tamu di rumahnya, dengan perut yang sudah kenyang menjamu selera di restoran mamak Taj, dengan tubuh yang letih minta direhatkan, saya tetap tak boleh tidur dengan cepat seperti kebiasaannya, kerana terlalu teruja dapat bertemu insan yang telah lama dirindui...deep down saya mensyukuriNya diatas nikmat rezeki pertemuan ini, dan teristimewa juga, mensyukuri kebaikan sang suami yang sememangnya telah berusaha untuk meraikan persahabatan kami..TQ abang sayang... =)


bergambar sebelum bertolak pulang


Esoknya, kami pulang pada awal pagi serentak dengan mereka yang ingin keluar bekerja dan ke kuliah...dalam perjalanan pulang, becok mulut saya menyatakan terima kasih berulang-ulang kali kepada si suami yang sangat memahami..dan, hasilnya mungkin kerana hendak meraikan lagi kegembiraan saya, papabalqis dengan bermurah hatinya telah membawa kami ke Cherating yang sememangnya terletak dalam laluan perjalanan pulang kami sambil menawarkan kepada saya samada hendak bermalam di chalet atau sekadar singgah beberapa jam sahaja..hehe =)

Subhanallah, pantai disitu sangat cantik bagi saya yang sebenarnya sudah lama tak berjumpa dengan laut..Disitu, kami mula memperkenalkan kepada anakanda Balqis bagaimana rupa air laut yang sebenarnya kerana ini pertama kali kakinya menyentuh air dan merasa apa itu ombak yang dipanggilnya " another wave"...tak tahu kenapa..(~_~)



meronta-ronta tak mahu diturunkan dari dukung




kelihatan ragu-ragu pada awalnya




tidak teragak-agak lagi (^_^)



sudah tinggal panties saja huhu..



terus tak mahu naik setelah dipujuk2



setelah dimandikan secara paksa rela dan diberi ruang untuk memilih bajunya sendiri



singgah di pantai apa dah lupa on the way to terengganu



bergambar di dataran di Terengganu sebelum bertolak pulang ke kelantan


'Ala kullihal, syukrillah atas semua ini...semoga jika ada rezeki kesihatan, rezeki kelapangan, dan juga rezeki kewangan, dapat lagi kami menjejakkan kaki ke sini biiznillah... ameen =)



Wednesday, November 2, 2011

monolog seorang sahabat

Assalamualaykum wbt...

Kata orang, jauh perjalanan luas pengalaman...makin bertambah usia, tentunya makin banyak peristiwa yang telah kita tempuhi...alangkah ruginya jika semua itu tidak membawa kita makin dekat padaNya,malah semakin jauh pula kita melangkah keluar dari jalan yang sepatutnya seorang mukmin itu melaluinya..

Astaghfirullahal 'aziim...

Setelah hampir melepasi usia jubli perak ini, sedar tak sedar saya telah dipertemukan dengan ramai orang yang secara tidak sengajanya telah meninggalkan kesan yang signifikan di akhir sebuah pertemuan itu...mereka adalah sahabat-sahabat fi sabilillah yang secara tidak langsung telah mencorakkan kehidupan bersahabat saya dengan warna yang sungguh indah..

Jika nak disenaraikan nama satu persatu, sampai esokpun belum tentu lagi boleh habis kerana jumlahnya yang bukan sedikit...tetapi, secara peribadi saya senang mengingati mereka seorang demi seorang dengan ingatan yang sangat manis...dan, secara tidak langsung Allah mengajar saya untuk sentiasa bersyukur dengan siapa saya pada hari ini...jika pada hari ini, saya kelihatannya seperti sudah mempunyai kehidupan yang agak stabil (walau hakikatnya masih belum punyai pendapatan sendiri), ditemani suami dan anak yang penyayang, semua itu adalah berkat dari celupan tangan-tangan mereka yang bergelar keluarga dan juga sahabat yang telah banyak mendewasakan diri...

Namun, dalam kerakusan mengejar urusan duniawi, dan juga menyempurnakan tanggungjawab sebagai anak,isteri,ibu dan jua pelajar, kadang-kadang saya terlepas pandang dalam soal menghargai mereka yang pernah hadir dalam hidup ini sebagai sahabat dan juga teman...jika diadakan gathering mahupun perjumpaan bersama, saya mungkin akan menjadi orang yang terakhir menyatakan persetujuan, ataupun berlalu sahaja tanpa memberi sebarang respons. Ketika ramai-ramai berpakat menyusun plan ziarah mahupun menghadiri jemputan walimah sahabat, saya hanya sempat membaca tentatif mereka sahaja sambil melakukan yang paling minima, sekadar mengucapkan tahniah ataupun selamat jalan..seringnya, hanya salam yang dikirimkan tanda masih mengingati dan masih mendoakan...

Hakikatnya, nun jauh di penghujung malam, mata sering tidak terlelap merindui mereka-mereka yang sangat bermakna dalam hidup saya...ada masa tanpa sedar, terbit airmata yang mengalir mengenangkan betapa bertuahnya hidup saya pernah dikelilingi sahabat-sahabat yang sangat baik, sangat solehah dan sejuk mata memandang malah, dengan izinNya berupaya membawa hati kita mengingati Allah, cukup dengan hanya memandang mereka...

Dan, baru-baru ini saya dikejutkan dengan berita pemergian seorang sahabat yang pernah bersama-sama berjuang dalam Persijilan Tahfiz Darul Quran 2004-2005 dulu...Ukhti Nurdiyana Nordin,bekas pelajar Maahad Muhammadi Puteri, indah namanya seindah itulah pekerti tuannya...seperti selalunya, saya antara yang terlewat mengetahuinya, itupun melalui perkhabaran di group di facebook, kerana jarang benar berpeluang berlama-lama di hadapan internet. Sahabat yang lemah lembut ini telah meninggalkan seorang zuriat yang punyai wajah persis ibunya, bersama-sama juga si suami yang tentunya tabah menghadapi kehilangan isteri tersayang... mengikut kata teman-teman, beliau diserang penyakit SLE yang umum mengetahuinya sebagai penyakit yang sukar diubati...

Rawan di hati bertambah-tambah melihatkan wajah mulus anak perempuannya yang baru berusia 5bulan itu...bagai mengerti yang dia tidak lagi punyai ibu yang telahpun pulang ke rahmatullah, anak kecil itu seakan rela apabila disuapkan susu menerusi botol sahaja. Oh aduhai, saya pasti khalayak telah dan akan terus menghadiahkan doa yang tidak putus-putus untuk anak ini serta bapanya bagi meneruskan kehidupan ini dengan tenang sehingga tiba saat mereka dipertemukan semula sebagai sebuah keluarga yang sakinah di syurga Allah sana, ameen~

Al Fatihah untuk beliau dan sahabat-sahabat lain yang juga telah pulang mengadap Allah..

- Nur Fathiyahton Fisal (24 Februari 2005) - SMKA Baling
- Siti Sopuriah -KISAS 2002-2003

Dan, sungguh aku mencintai kesemua mereka ini kerana Allah...

Tarbiah Allah

Assalamualaikum wbt...


Happynya bangun pagi2 bila celik mata sahaja ternampak insan2 tersayang sedang tersenyum lena di sebelah..(takdelah sampai tersenyum, over tu =P). then, masuk bilik air tengok sakhanah dah berfungsi dengan baiknya..alhamdulillah tiada lagi trauma kesejukan di pagi2 buta...dan, akhirnya berpeluang bersunyi-sunyian bersamaNya sebentar ditemani suasana yang hening dan sepi...Alhamdulillah..

Susah mahupun senang, ternyata Yang Maha Esa tidak pernah meninggalkan kita walaupun sesaat...pabila saat sukar menjelma, kita bersimpuh rapat didepanNya sambil airmata berhamburan..tapi, pabila saat gembira menjengah, ternyata tidak ramai yang datang mencariNya...hanya sedikit sahaja yang teringat mahu menyempurnakan sujud syukur pada Allah..dan, aku mungkin salah seorang dari itu, astaghfirullahal'aziim...

Jadi, apa khabar iman kita sekalian? Masih suburkah..? ataupun sudah ke kubur bersama impian duniawi yang tidak akan habis dikejar...semoga sehari hayat yang bertambah akan turut menambahkan lagi kerendahan hati kita padaNya...dan semoga sehari yang dikurniakan Allah akan bertambah seri dengan taubat dan amal yang ikhlas semata-mata mengharapkan redha dariNya yang dirindui selalu...

Lama tidak menulis sesuatu kali ini bersebab..tiba-tiba tak boleh sign in blogger walau sudah dicuba berkali-kali...habis cerita-cerita lama terperam dan akhirnya hilang berlalu dibawa angin kemalasan sebab dah takde mood nak tulis cerita lama..Namun, Allah izin pagi ini boleh pula sign in...Alhamdulillah =)

Tiada cerita terbaru..kami masih lagi bertiga..sudah selamat tiba di bumi barakah bumi Nil ini dan telah pun kurang lebih 2 minggu memulakan pengajian di bangku hospital Mustasyfa Tawari', dalam kelas yang berasingan! wah, untuk kali yang pertama saya tidak lagi sekelas dengan papabalqis..beliau di round Chest dan Tropical Medicine manakala saya pula bersama para isteri yang kebanyakannya newly wed bersama-sama berjuang di round Neurology yang hampir 80% pengajarannya didalam bahasa Arab 'ala tuuuuuul....

Pada mulanya berasa kekok juga kerana waktu kelas pun sudah berbeza...namun,cantik sungguh perancangan Allah...ironinya, kami boleh bergilir-gilir mengambil dan menghantar Balqis tanpa dia perlu berlama-lama di sekolahnya...oh, cerita tentang anakanda Balqis, ada satu perkembangan terbaru yang sangat2 kami syukuri dan teruja untuk berkongsi disini..


NO MORE DIAPERS!!


Dalam isu ini, saya tiada tips mahupun petua untuk dikongsikan melainkan solat hajat, minta sungguh2 Allah mempermudahkan urusan potty training anak-anak...sebenarnya, cuti summer lepas kami berdua dah pun berpakat untuk memulakan toilet train pada Balqis memandangkan usianya pun sudah mencecah 3tahun...latih punya latih selama hampir beberapa minggu on and off, dia masih tak boleh menyelesaikan 'urusan'nya itu di tandas, malah sudah beberapa kali menghadiahkan mamanya dengan kebocoran yang mencabar kerana berlaku diatas karpet-karpet tebal rumah2 atuk neneknya...dan,akhirnya setelah berbincang heart to heart dengan papanya, kami bersetuju untuk memberhentikan sahaja proses latihan itu sehingga dia menunjukkan sendiri tanda kesediaannya...

Jauh di sudut hati, saya berasa agak sedih kerana aim untuk cuti ini tidak tercapai..dan, kebimbangan saya bertambah apabila mengenangkan kesibukan hari-hari kami sebagai pelajar selepas tamat cuti menyulitkan lagi untuk memberi perhatian kepada proses ini...makin saya tidak senang duduk apabila melihatkan betapa singkatnya(only 1week) tempoh yang diambil oleh ummu dan abu Ilham (Dhuhasakeenah) untuk membiasakan Ilham ke tandas...Dalam kecelaruan perasaan ini(bertambah celaru apabila melihat stok diapers yang makin dibeli oleh papabalqis kerana anaknya belum pandai ke tandas), saya membawa isu ini ke dalam solat hajat...benar-benar memohon pertolongan dariNya untuk membantu kami berdua dalam proses yang tabi'i ini...dari sehari ke sehari, tiada perkembangan yang positif tetapi hati masih kekal meyakini bahawa "tiada yang mustahil bagi Allah'... sehinggalah kami dijadualkan berangkat pulang ke Mesir...

Hari pertama di rumah sini, tiba2 boom!!! " Mama, nak go hammaam..(tandas)" sambil tangannya laju menarik saya... Saya mengikut sahaja sambil memerhatikan tanpa perasaan,dan tentunya tanpa apa-apa harapan,hehe..Suddenly out of plan, dia boleh menyelesaikan 'urusannya' step by step tanpa perlu ada siapapun yang memberi arahan...tinggal urusan membasuh sahaja masih memerlukan mama/papa yang membantu...dan, proses ini berjalan lancar dari sehari ke sehari sehinggalah tidur malamnya juga sudah tidak ditemani diapers...malah, belum pernah berlaku lagi kebocoran setakat ini di tilam tempat tidur,alhamdulillah...dan,hari ini genap seminggu hidupnya tanpa penggunaan diapers maka, kami memberanikan diri memulakan langkah untuk tidak memakaikan diapers ketika dia kesekolah, setelah hampir setiap hari diapersnya masih kering sewaktu pulang dari sekolah =)

Apa lagi yang boleh saya katakan selain Alhamdulillah thummalhamdulillah....dari urusan yang mungkin kelihatan remeh ini, saya belajar tentang kekuasaanNya yang bisa menjadikan segala sesuatu itu boleh berlaku tanpa kita jangka bagaimana dan bila...dari perkara ini jua, saya menginsafi betapa siapa lagi yang boleh memberi pertolongan jika bukan Dia, Allah Yang Maha Berkuasa...

*إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللهُ فَلا غالِبَ لَكُمْ وَ إِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَ عَلَى اللهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

160. Jika Allah menolongmu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolongmu (selain) Allah sesudah itu? Kerana itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.


Maka, jika ada hajat yang tersimpan dihati, luahkanlah ia di dalam doamu...jika ada kekusutan yang tersimpul rapi, leraikanlah ia dihadapanNya...dan, jika ada di antara doamu yang belum terkabul, teruskan lagi berdoa dan tetapkanlah hatimu teguh meyakini bahawa masanya akan tiba jua untuk hajatmu dimakbulkanNya....


Wallahu'alam~

Monday, September 26, 2011

clear as a bell


Assalamualaikum wbt...


Suatu hari semasa sedang asyik menyediakan bubble bath untuk tuan puteri sorang ni, saya tiba-tiba dikejutkan dengan suara kecilnya , " mummy, i want to shout!!".. As clear as a ding dong bell..dia minta nak menjerit kerana seronok mendengar echo bunyi suaranya yang melantun-lantun di bilik air itu. Saya tak pasti dari mana dia memperoleh words sebegitu, tetapi cara dia menyusun sebaris ayat yang penuh betul-betul mengujakan saya sebagai ibunya yang later on membuatkan papanya pula turut teruja sama..


Kenapa teruja??


Kerana kami mempunyai satu kerisauan selama ini tentang tahap komunikasi anakanda yang seorang ini..Diberi pendedahan dengan lebih dari 4bahasa setiap hari rupa-rupanya sedikit sebanyak telah meletakkan dia dalam posisi yang agak bahaya! Bahaya pada ibubapanya kerana jika kanak-kanak seusianya di Malaysia sudah lancar menyusun kata meluahkan itu ini, dia pula berdepan dengan kesukaran memilih perkataan yang paling sesuai digunakan ketika itu. Sebagai contoh, :

Untuk memuji sesuatu perbuatan yang bagus misalnya, dia mungkin sahaja akan mengatakan " uuu, pandai..@ bagus...@ good...@ Excellente(sepanyol)...@ Shatrah(arabic)...@ Issa(asal dari perkataan 'biso' loghat kelantan) ataupun kesemuanya sekali!! Kalau ingin mengatakan makanan itu sedap, boleh saja dia mengatakan " cedap (sedap)...@ delici-yah-so (sepanyol)..@ hilwah (arab)...@ dilisy(delicious)..ataupun satu pun tak terkeluar!! (-_-)

Jadi, oleh kerana terdapat beberapa campuran bahasa pada datanya, dia kelihatan mengambil sedikit waktu untuk memberi respon pada satu2 masa, atau di ketika lainnya, dia memilih untuk bercakap bahasa sanskritnya a#%$^%&*& sahaja sebagai respon sehingga termangu-mangu siapa yang mendengarnya..pada waktu ini hanya insan yang bertuah dan terpilih sahajalah yang dapat memahami apa yang nak dikatanya itu =)


Pencarian


Sebagai orang yang paling dekat dengannya, sudah tentulah kami harus mencari titik penyelesaian kepada perkara ini..melalui pembacaan, perbincangan dan pengalaman2 mereka yang telah lama 'makan garam', kebanyakannya mengatakan bahawa ini fenomena biasa bagi multilingual toddlers..kata seorang makcik saya, kanak-kanak pada peringkat ini memproses dan menyimpan dahulu perkataan yang didengar,apabila tiba masanya they will talk clear as a bell, INSYAALLAH AMEEN......jadi, mungkin saya/papanya yang terlalu risau huhu..


Program komunikasi


Jadi, sempena dengan cuti kami yang Alhamdulillah sungguh panjang kali ini, bertambah panjang apabila pihak Egyptair meluluskan tiket balik nanti dengan free of charge(tiada bayaran denda seperti sebelum ini dimaklumkan) which is only available on the Oct 19th, rasanya cuti panjang ini agak sia-sia kalau ia tidak memberi nilai tambah kepada anakanda Balqis..

Urusan ziarah-menziarahi mengeratkan silaturrahim, juga sesi bersama keluarga tercinta sudah hampir dua bulan berjalan dengan padat dan semaksimanya(itupun masih ada yang belum sempat kami bertemu mata), Alhamdulillah..Jadi, untuk 3minggu lebih yang terakhir ini kami sepakat untuk meninjau pusat bahasa untuk Balqis untuk touch up her communication skills..supaya lebih mudah tuturkatanya difahami oleh guru-gurunya di hadhanah sana yang kebanyakannya boleh berbahasa inggeris dengan baik Alhamdulillah..

Cari punya cari, setelah beberapa hari survey Alhamdulillah akhirnya ini dia, anakanda Balqis diterima masuk belajar untuk tempoh sebulan sehingga tarikh penerbangan pulang di cawangan Smart Reader di negeri papabalqis ni. Kalaulah SR ni ada di berdekatan dengan rumah mama, alangkah indahnya hidup ini hehe..tapi, itulah kata orang-orang tua..apabila ingin mendapatkan sesuatu, ada sesuatu yang harus kita lepaskan...bermakna,hujung minggu sahajalah baru dapat pulang ke Baling berbanding sebelum ini selang seminggu hehehe..takpe2, inipun sepatutnya dah kena banyak bersyukur,ada orang sudi nak ajar anak kita dan terima dirinya walaupun masih belum berjaya proses potty trainingnya(huhu ini cerita lain)..

Hari pertama kami mendaftarnya, dia sangat teruja melihat rakan-rakan sebayanya(she's in a 3years old class) yang sedang bersenam aerobik sambil menyanyikan nursery rhymes, ditambah pula kawasan playground yang kelihatannya agak luas, dirinya lantas meminta saya menukar baju yang dipakainya kepada uniform yang baru sahaja diperolehi =)

Hari ini hari keduanya, masih belum cukup untuk kami membuat penilaian..tetapi, secara kasarnya, kami berpuas hati dengan environment yang wujud disitu walaupun majoriti tenaga pengajar dan murid-muridnya adalah dari non-muslim. Bagi kami, ini secara tak langsung mewujudkan persekitaran yang sihat apabila rata-ratanya berkomunikasi dalam bahasa inggeris yang proper, not manglish(which i dont prefer at all). Namun, saya sempat meninjau dari beberapa malay staffs disitu, alhamdulillah dapurnya diuruskan oleh mereka yang beragama Islam...kena perhati juga apa yang bakal masuk ke dalam perut anak kita,kan? =)

Dan, tadi semasa bersama saya di meja makan, dia yang sedang menyusun(bermain sebenarnya) jambu air yang dipanggilnya 'stobeli'(buah strawberry) didalam pinggan kedengaran mengomel sendirian..."uuu, vili nice(very nice) dan menyuruh saya meletakkannya dibawah.."put it down mama, put it down..." tersenyum sajalah kita maknya anak dah boleh buat ayat sikit-sikit.Doa saya, semoga Allah melapangkan dadanya untuk menerima dan memahami sesuatu ilmu itu dan beroleh taufiq dan hidayahNya selalu,ameen...

Ini gambar-gambar yang sempat di ambil buat kenang-kenangan..malu juga nak snap banyak2 tengah2 orang ramai tu..nanti dikatanya buang tebiat hantar anak sekolah pun nak ambil gambar,huhu..



sedang malu-malu sambil join rakan-rakannya bersenam aerobik



guru kelasnya sedang mengajar step yang sepatutnya




muka sedih mama ajak balik(on her first day)



upah dapat makan sebab behaved well masa first day


hari kedua,
letih sampai terlentok dalam kereta dan terus tidur tak sempat tukar baju



Wallahu'alam~


Wednesday, September 14, 2011

some stories

Assalamualaikum wbt..


Terhibur saya membaca blog rakan2 yang kini kebanyakannya menceritakan tentang sambutan raya masing2..terbayang kemeriahan sambutan raya mereka walaupun ada yang jauh di perantauan..tak kurang terbeliak juga mata membaca menu2 yang di sediakan untuk rumah terbuka mereka..banyaknya, larat sungguh diorang memasak satu persatu..saya sendiri, hanya sempat memasak Nasi Tomato beserta lauk pauknya (resepi nenek tercinta) sahaja untuk dihidangkan pada hari raya pertama hari tu..itupun, dengan bantuan dari beberapa co-chef yang setia membantu di dapur..segala kuih muih dan hidangan lain telah lengkap disediakan oleh si ibu yang rajin..Alhamdulillah tahun ni rumah mertua saya mengamalkan sistem makan dengan pinggan plastik dan cawan plastik, jadi kurang sikit keletihan kami semua nak berdiri mencuci pinggan mangkuk di hari raya,hehe..

Dan, tahun ni kali kedua kami membawa kakak Balqis ke masjid solat sunat aidilfitri...Alhamdulillah dia dapat behaved..mungkin dah terbiasa dibawa sewaktu solat terawih, jadi kakak Balqis Alhamdulillah dapat stay berdekatan mamanya sehingga selesai orang bersembahyang dan mendengar khutbah raya..pot pet sikit2 tu adalah, dah namanya kanak-kanak..tapi, takdelah berlari kesana-sini jika nak diukur dengan kecergasan kanak-kanak sebayanya =) tapi, tahun ni walaupun kami dah pulang ke Malaysia sedari awal Ramadhan lagi, tapi tak sampai 5 kali pun dirinya dibawa bersolat terawih ke masjid..bukan apa,pertama bimbang dengan kejadian culik kanak-kanak yang sedang rancak berlaku di tanah air sendiri sekarang..kedua, kadar penerimaan kanak-kanak di masjid negara kita berbeza dengan keadaan di negara luar yang sangat menghormati kanak-kanak..mereka begitu meraikan kehadiran anak-anak kecil di masjid sehinggakan sewaktu saya bersolat di sebuah masjid di Mesir, saya difahamkan bahawa saf di hadapan adalah untuk ibu2 yang membawa anak kecil kerana ada ruangan lebih dihadapan saf untuk para anak berehat dengan selesa sambil menunggu si ibu beribadat tanpa mengganggu ruang jemaah yang lain. Masing2 membawa bekal makanan seperti snek ringan, air kotak susu dan beberapa permainan dan buku2 cerita untuk mengelakkan si anak tadi bosan ketika menunggu. Dan, thanks Allah Balqis was one of them!

Walaupun negara mereka kelihatan sedikit terbelakang dari kita dengan penggunaan lampin pakai buang yang belum pasti mutu dan kualitinya, namun mereka tak ada istilah takut pampers terbocor(sekarang parents pun kebanyakannya dah faham untuk tukar siap2 pampers baru yang kering sebelum membawa anak kecil ke masjid), baby bising lah, takut batal air sembahyang lah kalau tersentuh kanak2 yang belum bersunat dan sebagainya seperti yang di'takuti' oleh sesetengah warga emas di masjid di sini..jadi, kita sebagai young parents pun rasa tak selesa nak bersolat sambil membawa anak ke masjid apabila ada mata-mata yang sedang memerhati dengan pandangan kurang senang..bimbang mengganggu keharmonian ibadah jemaah yang lain. jadi, pilihan yang lebih baik adalah bersolat di rumah walaupun seronok nak bersolat terawih di masjid yang hanya sekali dalam setahun itu. Tak mengapa,ibarat kata masuk kandang lembu menguak, masuk kandang kambing mengembek.. =)

Itu cerita solat terawih..sekarang mari kita lompat ke cerita tentang anakanda Balqis..sejak balik Malaysia ni, kami perasan yang threshold malunya dah makin berkurang..dia dah macam boleh get along dengan sesiapa sahaja berbanding dulu2, agak cengeng =) berkat asuhan tangan orang arab kot! Cuma, sifat ke'garang'annya makin terserlah kalau ada yang tak kena dengan seleranya. Makin menjadi-jadi garangnya kalau ada kanak2 yang cuba mencelah ketika dia sedang khusyuk bermain. berasa terancam mungkin! Adakalanya alhamdulillah dia faham apabila diingatkan tapi ada juga berlaku insiden cubit mencubit dan cepuk mencepuk tika kita terlepas pandang..sindrom anak tunggal kata orang hu~

Tentang komunikasi, vocab nya Alhamdulillah sudah makin banyak dan bolehlah buat ayat sendiri walaupun tertunggang terbalik,bercampur2 bahasanya. Bahasa sanskrit nya pun masih lagi wujud walaupun dah tak banyak.. Asalkan dia dah boleh menyuarakan hasratnya sendiri dan dapat difahami oleh orang di sekelilingnya sudah cukup baik =)

Oh, dia dah ada new interest..dah tak berapa layan aksesori2 Princess ni..kalau dulu, pantang nampak baju2, beg, buku, toys dan segala mak nenek even her panties mesti nak yang ada gambar Princess berlima tu- Cinderella, Snow White, Aurora si Sleeping Beauty, Belle dalam Beauty and the Beast, Jasmine dalam cerita Aladdin, dan ditambah dengan beberapa lagi karakter pilihannya seperti Tinker Bell dan rakan2(dia paling menggemari Silvermist), Dora the Explorer and the gangs, Little Einsteins, dan Barney & Friends.. tapi, semenjak dia balik ke Malaysia ni dan mula mengenali apa itu Ben 10, huh boleh dikatakan hampir kesemua barang2 Ben 10 yang tergantung pada promosi di kedai-kedai, kalau boleh dia nakkannya.. (-_-)

Sampaikan satu ketika kelmarin dah dia tak tau nak minta apa lagi setelah disebut-sebutnya nak minta dibelikan ball Ben 10, toy Ben 10, beg Ben 10, book and pencils Ben 10, dia pergi sebut,
" papa, nak susu Ben 10"..haha, bukan main lagi padahal baru dua kali kalau tak salah saya dia menonton rancangan kartun Ben 10 di TV..selebihnya, dia banyak bermain game Ben 10 di iphone yang kami pun tak berapa pasti bila masa dipelajarinya..inilah warna dunia kanak-kanak yang bagi saya seronok dan terhibur bila melihat kerenah dan keletah mereka..ada saja idea di kepala mereka kalau nakkan sesuatu..tapi, semestinya kita sebagai parents kena pilih2 mana yang boleh ditunaikan terus, mana yang boleh di 'hold' dulu..tersengih sajalah dengar dia menyusun ayat nak suarakan permintaannya..setakat ni, yang telah dibelikan hanyalah bola mainan, baju dan schoolbag yang kecil tu sahaja dalam jangkamasa yang berbeza. Supaya dia belajar mengerti bahawa dalam dunia ini tak semua perkara yang kita inginkan akan diperolehi dengan begitu mudah sahaja. =)

Sampai sini dulu buat kali ini..gambar-gambar terbaru anakanda solehah yang sudah besar ini masih tak dapat nak diupload kerana kelajuan internet yang amat meruntun perasaan ketika ni..kita cerita sajalah dulu, gambar2 kemudian ya..apapun, semoga semuanya ceria2 dan dirahmati Allah selalu..


-berusahalah untuk membalas perbuatan jahat manusia kepada kita dengan kesabaran yang ikhlas kerana Allah..moga2 si dia beroleh hidayahNya dan kita pula beroleh pahala yang berlipat ganda..sama2 amalkan InsyaAllah..-


Tuesday, September 13, 2011

muqaddimah


Assalamualaikum wbt...

Lama betul kali ini blog ni tak berupdate..

hampir 3bulan lebih kurang bermula dari Jun lepas..Masa tu memang hands-off sekejap sebagai menghormati tempoh peperiksaan seMesir (lebih kepada memaksa diri untuk lebih berdisiplin sebenarnya) =). Dan, peperiksaan sudah pun selesai bermula dari April hingga akhir Julai dan keputusannya pun sudah selamat diketahui pertengahan Ogos baru2 ini..Alhamdulillah thummalhamdulillah, berkat doa dan sokongan dari mereka yang budiman terutamanya ibubapa,ahli keluarga dan rakan taulan di sekeliling, kedua2 kami melepasi untuk ke tahun 5 dengan keputusan Jayyid Jiddan keseluruhannya..Alhamdulillah..Dan,tak dilupakan terima kasih yang terutama untuk anakanda Balqis kerana sudi memberi kerjasama dan mengorbankan sebahagian 'masa bersamanya' untuk mama dan papa membuat sedikit persediaan akhir baru-baru ini..semoga Allah menjadikan kakak Balqis sebagai anak yang solehah dan cerdas selalu..Tahniah juga untuk sahabat2 seperjuangan yang memperoleh kejayaan baru-baru ini..kepada yang belum berjaya, teruskan usaha dan berdoa..kejayaan pasti menjadi milik kita akhirnya dengan izinNya..

Ramadhan sudah pun berlalu tanpa saya sempat mencoret apa-apa pun kenangan bersamanya seperti di tahun-tahun lalu dibuat dek masalah internet di kedua-dua rumah kami di Kelantan dan Kedah..nak ke CC macam tak sedap pula dah ada anak ni..tak feel nak menulis..inipun kebetulan internet kat rumah agak laju sikit tapi masih tak mampu nak upload gambar dengan cepat..

Alhamdulillah, kepulangan kali ini mencatat banyak peristiwa yang indah untuk dikenang..biarpun kecil tetapi signifikan...nanti kita cerita sikit-sikit di entry akan datang..entry ini lebih kepada muqaddimah almaklum sudah lama menyepi..nak kena tune semula rentak penulisan yang dah makin longgar ni..

Raya kali ini Alhamdulillah dapat kami sambut bersama sanak saudara sebelah papabalqis di Kelantan..setelah itu, baru turn mama untuk meraikannya bersama2 keluarga di sebelah Kelantan(belah mak) dan Kedah(belah ayah). Dan, tentunya Balqis orang yang paling happy sebab dapat berkumpul dan berjumpa dengan ramai orang yang menyayanginya..duit raya pun boleh tahan,biasalah budak kecil..dan, tiadalah perkataan yang selayaknya diucapkan melainkan kesyukuran yang tak terhingga padaNya yang telah mengurniakan kesempatan dan rezeki untuk bertemu serta merapatkan silaturrahim dengan insan2 tersayang yang dirindui selalu..antaranya, sahabat lama mama- Puan Nur 'Atiqah Md Hussin..sampai ke hari ini saya macam tak percaya aje dapat jumpa semula dengannya setelah bertahun terpisah..next entry InsyaAllah =) papabalqis pun happy dapat jumpa semula kawan lamanya-Bob.

Oklah, sampai sini dulu buat masa ini..Dah mengantuk hu~


lepas balik solat sunat aidilfitri di masjid kampung papabalqis


SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI buat semua kenalan yang menjengah kesini..MOHON MAAF ZAHIR DAN BATIN~


Tuesday, June 7, 2011

Cukupkah Tawakkalku..

Assalamualaykum wbt...


Pagi ini aku teruji dengan sesuatu..puas ku fikir dan usahakan cara, tetapi akhirnya hanya mampu tersandar lelah di birai katil sambil hati hiba memohon pertolonganNya...Benar,tatkala upaya dirasakan seperti sudah sampai ke kemuncaknya, maka tiada siapa lagi yang boleh kita harapkan lagi selain dari Dia yang Maha Kuasa...


" Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal, dan Dialah yang memiliki A’rsy(singgahsana) yang agung." (At-Taubah 9:129)


Lalu, ku mula menyoal siasat hati sendiri sejauhmanakah tali pergantunganku pada Allah..Panjang manakah tali tawakkal ku pada Dia yang ku yakini setiap masa setiap ketika memerhatikan para hambaNya...adakah di waktu diri ini ditimpa kesusahan sahaja?

ASTAGHFIRULLAHAL'AZIIM...TT


Seharusnya, rasa kebergantungan itu bukan hanya dipanjatkan pada ketika-ketika tertentu sahaja, tetapi seluruh urusan hidup kita yang mesti diselimuti rasa tawakkal kepadaNya..

Ketika musim peperiksaan...Usaha sungguh-sungguh dan bertawakkallah akan natijahnya...

Ketika hati merasa was-was terhadap sesuatu urusan.. Musyawarah dan bertawakkallah..

Ketika merasa runsing dengan urusan jodoh..Istikharah,solat hajat, kemudian bertawakkallah...

Ketika berhajat akan sesuatu..Rancang, usaha, maka bertawakkallah...

Ketika keluar rumah sekalipun kita dianjurkan membaca doa-doa tertentu tidak lain tidak bukan untuk melatih dan menanam rasa tawakkal kita padaNya..


BISMILLAHI TAWAKKALTU 'ALALLAH..WALA HAU LA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH..


SUBHANALLAH..

Dialah Al-Wakeel..Allah Tempat Mewakilkan Urusan Kita..

Berimanlah pada betapa Dia sangat memperhatikan urusan kita..Dia mengetahui apa jua yang terlintas di hati ketika mana tiada seorang pun yang bisa menebaknya...Dialah yang mengawasi tidur kita tanpa sepicing lena agar tidak terganggu dengan binatang/serangga kecil yang mungkin memasuki telinga mahupun hidung hambaNya..Dialah yang menjaga ketika kita mula merasa sangsi dengan keselamatan diri..Dialah jua yang menurunkan ketenangan di hati tika kita disapa resah dan gundah...Dialah yang menunjukkan jalan tika kita merasa ragu-ragu untuk melangkah..Dan, siapa lagi yang meniupkan kekuatan tika kita mulai goyah untuk terus berjuang jika bukan Dia, Allah Al-Wakeel..

Jika hati masih terus ingin lalai, maka insaflah pada betapa kasihnya Allah pada kita...betapa mulianya Dia, dihulurkan taliNya buat kita jadikan satu-satunya tempat bergantung selain dari apa jua benda di dunia ini hatta manusia sekalipun,kerna manusia itu lemah dan punya jangka hayatnya sedangkan Allah itu kekal,tidak tidur dan tidak mati..

" Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup, yang Tidak Mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.

( 25 : 58 )

Dan bertawakkallah kepada (Allah) yg Maha Perkasa, Maha Penyayang.(26 : 217)"


Semoga kita masih ingat kisah Hajar dan Nabi Ismail a.s yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim a.s di padang pasir yang kering kontang...tiada seorang pun manusia di tempat itu melainkan mereka dua beranak..saat Hajar menanyakan suaminya mengapakah mereka ditinggalkan disitu dan kali ketiga, Nabi Ibrahim menjawab kerana 'ini perintah Allah'.. tiada kerisauan yang terpancar diwajahnya apatah lagi ingin menahan pemergian suaminya, baginda Nabi Ibrahim Khalilullah..tidak lain tidak bukan kerana kuatnya pergantungan Hajar pada Allah ketika itu..Baginda Nabi Ibrahim juga tidak perlu dipersoalkan rasa tawakkalnya yang sudah pasti menggunung tatkala meninggalkan isteri dan bayi kecilnya di tempat yang asing dan tidak berpenghuni itu!

Tetapi, Allah Maha Mengetahui..di tanah yang gersang itulah, terdirinya Kaabah baitullahilharam dan wujudnya ibadah Sa'ie antara bukit Safa dan Marwah hingga sekarang yang walaupun dilengkapi penghawa dingin dan air zam-zam yang menyejukkan tekak, masih belum melegakan kepenatan berulang-alik sebanyak 7kali seperti yang dilakukan ibunda Hajar..

Inilah hadiah Allah kepada kita semua atas kuatnya tawakkal Nabi Ibrahim dan Hajar ketika itu..Kerana itulah, manusia yang berpegang teguh pada taliNya akan sentiasa tenang menghadapi apa jua keadaan..

HASBIYALLAHU WA NI’MAL WAKEEL


Lantas, ku kembali merenung kedalam diri..membilang kembali berapa keratkah usaha yang di buat dan berapa sangatlah rasa tawakkal yang kusertakan bersama...Astaghfirullahal'aziim..

Ya Allah, jadikanlah daku tergolong dalam mereka yang bertawakkal kepadaMu..Yang memohon hidayahMu dan Kau tunjuki jalannya serta Kau cukupkan keperluan mereka..


T
idak akan bermakna usaha itu tanpa tawakkal..Juga, tak akan kemana-mana tawakkal tanpa usaha..

Setelah usaha kita ikhtiarkan sungguh-sungguh, tanpa jemu, tanpa merungut dan mengeluh, maka, serahkanlah ia solid sebulat-bulatnya pada Allah..Pasakkanlah tawakkal dihati setinggi kita membina bangunan usaha itu, juga tanpa jemu, tanpa putus asa dengan penuh keyakinan bahawa Allah pasti akan memberi YANG TERBAIK buat kita kerana Allah itu sifatNya tidak pernah menzalimi hamba-hambaNya..


Semoga dengan tali tawakkal ini, hilang sudah gulana di hatiku..
Semoga dengan rasa tawakkal ini, tiada lagi rasa ketidakcukupan yang menjajah dihati..
Dan, semoga dengannya jua, akan sempurna dan tenanglah seluruh kehidupan yang telah kuserahkan segala urusannya pada Allah Al-Wakeel~

"……..Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakkal. Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu ? Kerana itu, hendaklah kepada Allah sahaja orang-orang mukmin bertawakkal."

( 3 : 159-160 )


Salam imtihan buat semua..dan, selamat menjalani bulan Rejab ini dengan penuh beradab sebagai latihan memasuki Ramadhan Kareem ..tinggalkan maksiat, kurangkan perkara lagha, lazimi lidah dengan zikrullah, banyakkan istighfar, taubat dan memohon maaf pada mereka yang sepatutnya..InsyaAllah..

Sungguh, ini bukanlah peringatan apatah lagi amaran...yang ada hanyalah muhasabah hati sendiri yang ingin dikongsi sebagai tanda kasih sesama Muslim~



Ilaahi Anta Maqsuudi Wa Ridhaaka Matlubi..

Wallahu'alam~

Tuesday, May 31, 2011

cerita ceriti

Assalamualaykum wbt...


Alhamdulillah exam Human Right dah selesai pun semalam.. tiba2 rasa cam jadi student Law sekejap bila dok hafal artikel-artikel segala tu..apapun, subjek ni menarik juga especially bab Right to Fair Trial dan War Crimes... it unfolds more the hidden truth that lies beneath every recent events that made me finally utters, "Oo,patutlah camni..".. YaAllah, semoga semua orang lulus exam Human Right ni,ameen~

Pagi ni terperasan news kat FB, kawan lama Kisas-DQ-sampai sekarang dan bila-bila InsyaAllah dah grad dengan cemerlangnya..terharu saya tengok gambar2 dorang..terserlah betapa jerihnya perjuangan dia di bumi orang yang jauh dari mak ayah tu..u deserved to get the scroll which is so meaningful not just to you, but to dear ummah ...Tahniah sekali lagi to,

DR. NURUL AIN SAMSUDDIN


Tak lupa juga untuk Kak Lin(a mommy-to-be), Asma'(a mommy to adorable Asiah), Sumi(Sumayyah Al-Masri), Dalela(Kisas junior) and the others, u guys really inspire me!!
Selamat pulang berjuang di alam kerja pula, dan semoga Redha Allah sentiasa bersama kalian~


Battle kami di sini baru nak bermula dalam ertikata yang sebenar kerana bulan June sudah tiba, menandakan waktu untuk bergelut dengan written papers dan oral exams pula..Semoga Allah permudahkan(1000x) untuk semua pelajar yang sedang dan bakal menduduki peperiksaan..baru terperasan, dalam setiap entry tak sah kalau tak cakap pasal exam kan..dah nama pun student lagi.. =)

OK, ni gambar-gambar sekitar aktiviti minggu lepas..Balqis 2nd dental checkup..mulanya,risau juga boleh ke dia cooperate dengan dentist nanti..but alhamdulillah it ended well,not as bad as i thought,huhu..

Oh ya, in case any of u are wondering why, Balqis has completely erupted all her milk teeth before she was 2. Subhanallah, MasyaAllah.. Tapi, mungkin cara saya menjaga giginya kurang betul (i've never put her on toothpaste since she was refused once), so she develops some stains especially in her front teeth,making me feel blameworthy. "Alamak, bersalahnya mama!" (she's a GURL,okay). So, after considering some facts, we'd decided to bring her to the Royal Dental Clinic owns by Dr. Ahmad Hafez, the one that i'm familiar with. Might ring a bell to those who wear braces here too =) Of course she threw some temper, but yeah, the doctor handled it nicely..couldn't agree more that he is a well-experienced one especially with kids, making us definitely will come here again..Alhamdulillah after all~

Forgot to mention here, the bad stains are gone too without any pain that she has to endure, Alhamdulillah again.. The dentist only use a soft brush that twist rapidly with a blue-like paste i-dont-know-its-name. Super-cool~




bersantai diatas mama..she had no idea where she was though we'd explained to her times before =P



Had to. (-_-)
Exam praktikal forensic lusa maa!



sempat lagi tertidur,hehe..kesian, penat baru balik sekolah..



Mula2 excited tengok TV kat atas tu,pastu keghiau(bahasa Kedah 101 bermaksud menangis dengan kuat dan nyaring) tak hirau dunia dah..



Dah mula tenang, sebab tak sakit pun..dia cuak aje..



Yeay, dapat upah beli majalah Arab princess pastu singgah Istad kejap sebelum balik rumah. kebetulan ada gadis-gadis Arab tengah berparti hari jadi, menarik perhatiannya...



OK,till we meet again,
adios~

p/s: Just dont know how to fix the font problem,sorry!

Monday, May 23, 2011

Ramblings

Assalamualaykum wbt...


ya, sudah lama tak update blog...alhamdulillah, kelmarin baru selesai MCQ Forensic end round exam.. 27hb ni InsyaAllah menyusul pula exam praktikal and the last for this May, Human Right paper. Kemudian, bulan 6 dan 7 full sehinggalah 27 Julai..Lepas tu, hooray cuti summer! =)

Mohon didoakan keberadaan kami semua disini baik2 sahaja serta beroleh natijah yang cemerlang nanti,ameen~

Lama tak story pasal Balqis,kan? Hee, dia dah makin besar dan makin ceghedik org kedah kata..ada2 saja idea dia nak tarik perhatian kita..dan,selalu sangat buat kami burst in laugh,hehe..hanya syukur sahaja yang mampu dipanjatkan padaNya bersama iltizam untuk menjaga amanahNya ini sebaik yang boleh,InsyaAllah..

Dua tiga menjak ini, dia dah mula buat ayat dengan tiga patah perkataan..kedengaran makin fasih bercakap tapi makin lucu menggeletek hati bila dengar ayat2 dia,hehe..


1) Tengah mama khusyuk buat kerja/study..

Balqis : Ma, nak TB(tengok cerita kat laptop)..
Saya : Ok, citer ape sayang?
Balqis : Erm..(konon2 berfikir), Dora baju tantik(citer Dora berbaju princess yg cantik
baginya tu..)
Saya : lama berfikir barulah Ooo, ok faham2 (-_-)


2) di tengah2 malam dan semua orang pun tidur..

Balqis : Yang, Yang, mangun...
Saya : Dalam keadaan mamai, ish sape plak ni panggil..kemudian baru perasan yang dia dok senyum2 kat sebelah.aduhai...
Ye, adik nak ape? (Balqis selalunya dipanggil adik oleh saya/ papanya).
Balqis : Yang, nak 'tipes'..(dengan ayunya meminta saya menyalin 'pampers'nya..)
Saya : Cepat2 bangun tukar pampers dia dan ajak dia tidur balik.. =)
- kadang2 tu pampers nya masih kering tapi saja dia kejutkan mamanya buat teman dia yang dah tak mengantuk sebab dah tidur dari petang lagi (-_-)..

3) di suatu petang yang santai...

Balqis : Papa, nih (sambil tunjuk tahi lalat di kakinya).. cakit (siap bunyi lagi konon2 sakit)..
Papa : Laa, ni tahi lalat la dik..bukan sakit nih..huhu
Balqis : Sengih2 pastu ketawa sebab kantoi nak trick papanya saja..


Hehe, cukuplah yang tu dulu..sebenarnya plan nak masak pagi ni sebelum pergi muzium forensik tengok jar..ada orang teringin nak makan Nasi Lemak Sambal Udang..tapi, singgah sat kat sini nak update blog yang dah bersawang tahap mega nih..

Balqis pun dah nak kena kejutkan ni..nak kena suap nasi dulu before going to school..kerja sekolah semalam pun belum siap lagi..kalau nak tahu, hari2 cikgu dia kasi homework dan daily report, menyatakan apa yang dia belajar hari ni, how's her etiquette for that day, then how many times she is helped to wash her hand for hygiene purpose, temperature berapa, belajar surah apa,and so and so..what a detail! dah macam hantar kat hospital nursery plak rasanya,hehe..tapi, kami bersyukur sekurang-kurangnya kita rasa confident sikit (sikit je) nak tinggal anak kat mana disamping doa yang tak putus2 pada Allah ketika menghantarnya di pintu..


"astaudiukallah ya binti !" (aku tinggalkan engkau kepada Allah wahai anakku)


Gambar2nya tengah siapkan kerja sekolahnya..warnakan huruf yang dipelajari hari itu..=)







Sunday, May 8, 2011

Nostalgia untuk Mak

Oleh kerana tajuk sudah berbunyi dramatik, maka aku ingin menggunakan 'aku' instead of 'saya' untuk kesan efek yang lebih..=)

Nota ini sangat panjang, tapi tidak sepanjang laluan pengorbanan seorang ibu yang telah bersusah payah melahirkan, membesarkan dan memaknakan sebuah kehidupan seorang aku..
Nota panjang ini benar-benar kutujukan khas buat ibuku yang setia membaca karya hati anaknya ini..(tidak dinasihatkan untuk anda2 yang sedang mempunyai urusan lain =) )

Daripada semua orang di dunia ini, selain para Nabi dan Rasul, orang yang sangat aku kagumi adalah ibu kandungku sendiri..bukankah disebalik kehidupan seorang anak itu, tertegaknya ketabahan seorang ibu yang telah dimakan usia membesarkannya..

Aku selalu mengingatkan diriku tentang ketabahan mak membesarkanku ketika dirinya sendiri masih bergelut dengan pengajiannya di KL dan jauh dari suaminya yang juga masih belajar di utara tanah air.

Dulu2, aku belum benar2 mengerti melainkan hanya tau berkata "kesiannya kat Mak, mesti Mak penat kan" bila Mak cerita tentangnya dirinya yang perlu berhenti beberapa kali kerana lelah mendaki bukit bersama aku yang didukungnya dibahagian depan bersama beg buku2+susu+pampers anak yang digalasnya di belakang tubuhnya yang kecil untuk kekuliah di UKM dulu.. Betapa Mak mengharapkan ada insan berkereta yang baik hati sudi menumpangkan ibu muda bersama seorang anak kecil itu,tetapi hampa... Lalu, Mak dan Ayah(yang ketika itu di USM) menanam azam untuk belajar dengan lebih gigih, lebih berjimat untuk sebuah kenderaan yang amat2 diperlukan tika itu...

Tapi, bila aku dah bergelar ibu sekarang, baru aku kenal tinggi rendahnya langit itu, apabila terpaksa berdepan dengan beberapa kesukaran yang padaku belum setanding apa yang telah dilalui oleh ibubapaku suatu ketika dulu...tapi, cukup untuk membuatkan aku insaf betapa BESARNYA pengorbanan mereka membesarkan aku..


---the moment a child is born, the mother is also born---


Aku tak tahu macammana mak boleh handle kami yang agak nakal kecil2 dulu..Kadang2 mak bagi sikit sorang habuan masing2 sebagai buah tangan buat pengajaran..Alah, cuma rotan di tapak kaki, kena kejar keliling meja dengan hanger(nostalgia betul), kena kurung(5min je pun) tapi lepas tue ada yang mengada2 nak merajuk takmau bercakap dengan Mak..kesian mak,terpaksa datang pujuk dengan penuh kasih tanpa ada sedikit marah di hatinya..Aku tak faham hati seorang ibu masa itu..


A Special dedication to a mother..
who washed prints from walls and doors
For I am not careful where I play


Aku hanya faham bila aku ada Balqis yang ada masa kerenahnya boleh buat aku mengetap bibir dan puk sikit tangan keciknya itu dengan niat nak memberi pengajaran dan dia end up buat muka sedih tanda merajuk,aku takkan sampai hati untuk tidak memujuknya cepat2..

Rupa2nya, senyuman seorang anak itulah penawar hati sang ibu..

-----We never know the love of the parent till we become parents ourselves----


Bagi kami adik beradik, mak memang seorang yang sangat strict kalau bab2 attitude ni..bagi mak, one's attitude resembles what he believes in...mak paling pantang kalau kami tidur lepas subuh dulu..kalau bangun sahur pukul 5pagi, rasa macam setahun nak tunggu masuk waktu subuh sebab terlalu mengantuk,hehe..jangan berani2 lewat solat subuh..free2 dapat hadiah jelingan maut mak..lagi parah kalau terlepas terus subuh sekali dua masa aku kalut siap2 nak pergi sekolah rendah dulu..mak ber'syarah' sampai dua hari,huhu..pagi masa nak hantar sekolah mak start, balik rumah sambung pulak..esoknya tak habis lagi,sampai aku serik dan beringat sungguh kalau taknak berdesing telinga dengar ayat2 power mak seorang guru bahasa masa tu,hehe..jangan cuba-cuba menjawab kalau sayangkan diri,hehe.. pantang tok neneknya perbuatan menjawab orang-orang tua nih..

Belum masuk bab kebersihan diri, disiplin waktu bla..bla yang kadang2 buat kami bitter satu ketika dulu and yes, we had cold war, we had heartbreaking times but that's normal..I love her and she loves me the most..bukan senang nak tarbiah anak2 jadi orang yang soleh..semoga Allah mempermudahkan urusanku dan kita semua dalam mendidik generasi seterusnya..ameen~


---Live so that when your children think of fairness and integrity, they think of you. Brown Jr-


Masa masuk sekolah asrama yang tak sampai pun 10km dari rumah dulu, aku melalui kehidupan remaja dengan mak menjadi BFF(Best Friend Forever) ku..semua kawan2ku mak kenal dan ingat satu persatu nama mereka..in fact, mak singgah untuk lunch denganku 3-4kali seminggu sepulangnya dari mengajar di sekolah yang 2-3km dari sekolahku sambil melayanku bergossip itu ini..mak mengandungkan adikku yang bongsu masa tu tapi tak pernah sekalipun aku dengar rungut penatnya..yang dia tau, anak dara tunggalnya ni tersengih2 kerang setia menantinya..hujung minggu pula hari jumaat, siap memasak untuk mereka di rumah, mak heret dua adikku yang masih kecil masa tu untuk menemaniku breakfast dengan cucur bawangnya yang tersedap pernah aku makan...hari sabtu jika dia tidak bertugas di sekolah(guru kanan masa tu), mak akan drive bawa aku dan kawan2 rapatku jalan2 outing di pekan Baling tu..nostalgiknya...nama je aku belajar di sekolah berasrama, tapi 2/3 masaku yang sebenar adalah bersama my BFF..


---For the many unspoken ways that you share your love in our family, I hope you know that you're loved and appreciated beyond measure---


Ayah tika itu sedang sibuk menyelesaikan pengajian Masternya..jarang2 dia datang melawat, tapi sekali datang AMAT bermakna dengan kata-kata perangsangnya sambil part gosok2 kepalaku yang amat aku rindui hingga kini...huu,rindunya zaman tu..TT

Dimana aku dicampakkan, disitulah mak akan menjejakkan kakinya..hatta ke bumi Mesir ini sekalipun..belumpun dua bulan aku disini, mak dah bersusah payah datang hanya kerana batuk yang menyerangku selama dua minggu lebih itu saja...mak dengan sempoinya join lecture kami,menjadi ibu sementara untuk housemateku menumpang manja sebentar...Mulianya seorang ibu, dihatinya terlalu penuh dengan kasih dan sayang sehingga melimpah keluar untuk dirasai orang sekelilingnya...


---Only a mother can communicate love without saying a word---


Sehari sebelum tibanya tarikh pernikahanku, kami baring2 di bilik mak..dan, mak menanyakanku heart to heart tentang jejaka pilihan hatiku ini..lepas tu,masing2 dah sayu terdiam for the fact that she's losing me..aku bakal menjadi milik orang lain esoknya! Same goes to Balqis..aku tak pasti apa perasaanku di hari pernikahannya nanti..antara rasa bersyukur,gembira tetapi dalam kesayuan yang mendalam,huu..after all, this is what mom will feel when her daughter is leaving the nest..


Hingga kini, kata mak i'm still her baby and will always be...mak adalah antara yang turut menemaniku di bilik bersalin selain encik suami, memapahku ke bilik air keesokan harinya, dan memohon cuti untuk menjagaku bersama-sama dengan ibu mertuaku ketika aku dalam pantang...mereka bergilir-gilir memandikan Balqis dan memasak makananku setiap hari membuatkan aku rasa sampai bila-bila pun aku takkan pernah cukup untuk berterima kasih kepada dua orang ibu mulia ini...(YAllah, Kau berkatilah ibuku ini..ameen~)


Somehow we always say the least to those we love the best..
And just hope our thoughts are understood although they're unexpressed...


Maka, hari ini aku ingin mengucapkan SELAMAT HARI IBU kepada Ibu kesayanganku - Hajah Siti Fatihah Abdul Moin, Ibu mertua yang kukagumi - Wan Suriani Wan Abdul Ghani, ibu-ibu angkatku, juga buat rakan-rakanku yang telah bergelar ibu, serta seluruh ibu di dunia ini..


p/s: Mak lah orang first yang wish 'happy mother's day' kat anaknya ini...tak sabar rasanya nak dengar ucapan dari anakanda Balqis..sekarang ni dia tak tau apa2 pun lagi pasal mother's day ni. bila kita suruh cakap, dia ajuk je apa yg kita cakap =)